Saskindo Media, Sanggata – Mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di Kecamatan Kaubun Kabupaten Kutai Timur merupakan salah satu komitmen Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman.
Hal tersebut disampaikan saat Musrembang di areal lapangan Bumi Etam Futsal, kawasan kantor camat Kaubun, Selasa (23/3/2021) tahun lalu.
Saat itu Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman mengatakan bahwa APBD 2022 sebanyak 50 persen akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur.
Komitmen yang disampaikan Bupati Kutai Timur itu, tentunya mendapat respon oleh Nano Susanto yang juga tokoh pemuda sekaligus mewakili masyarakat Kaubun.
Ia pun mengatakan agar Bupati Kutim mulai tahun ini, dapat merealisasikan komitmen yang telah di nanti-nantikan oleh masyarakat Kecamatan Kaubun serta masyarakat Mata Air dan Bukit Permata.
‘’Di Kecamatan Kaubun, Jalan penghubung Desa Mata Air dan Bukit permata yang menuju Ibu Kota Kecamatan Kaubun ‘’Jalan Rengas’’ dalam kondisi rusak parah dan sudah tidak bisa di lewati,” ungkapnya.
Lanjut nano, selama ini kurang lebih satu tahun terakhir masyarakat terbantukan dengan akses jalan perusahaan tambang yaitu PT. SBJU, tetapi ini bukan solusi yang baik karna sangat berbahaya mengingat jalan tersebut adalah akses hauling tambang, ini sangat mengancam keselamatan warga.
‘’Saat ini memang belum ada insiden tetapi apakah harus ada insiden terlebih dahulu baru pemerintah mengambil tindakan.’’ ucapnya.
Ia pun juga mendorong agar Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur Dapil Sangsaka agar mengingatkan pejabat Exsekutif terkait pembangunan infrastruktur, sehingga komitmen bupati tahun ini dapat direalisasikan.
Lanjutnya, Anggota DPRD juga harus turun ke lapangan jangan hanya duduk diam, dan meminta dokumentasi di lapangan pada masyarakat, Anggota DPRD adalah wakil rakyat harus menyampaikan keluhan rakyat.
‘’Saya berharap tahun 2022 ini benar benar dapat terealisasi apa yang menjadi komitmen Bupati Kutai Timur kepada masyarakat Kaubun,’’ Tutupnya.
(AA/SM)