Portal Berita Online & Advertising

Amir Tosina Sayangkan Bak Sampah di Jalan Protokol Kembali Ditarik Pemerintah

0 774

Sakindo Media, Bontang – Pemerintah kembali menarik bak sampah di jalan protokol mendapat sorotan dari Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina.

Sorotan itu berdasarkan dari aduan masyarakat, di mana merek mengeluhkan sulitnya membuang sampah. Ia pun menilai, apabila bak sampah ditarik, otomatis masyarakat bakal membuang sampu sembarangan.

“Pemerintah menarik bak sampah masyarakat membuang sampah sembarangan, menggantung di mana-mana sudah jelas itu salah,” ungkapnya dalam RDP di ruang rapat satu, Senin (29/05/23) pagi.

Meski ada aduan masyarakat mengenai penarikan bak sampah, tetapi ada beberapa wilayah juga menginginkan bak sampahnya ditarik demi keindahan. Menurutnya tidak masalah, dan itu dipersilahkan diikuti keinginan masyarakat.

Tetapi sebaliknya, apabila masyarakat yang membutuhkan bak sampah, maka ia meminta pemerintah kembali menyediakan.

“Bisa dipetakan, wilayah mau bak sampah terap disitu ikuti warga,” ujarnya.

Merespon hal itu, Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Syakhruddin menyampaikan bahwa ada beberapa alasan mengapa bak sampah dilakukan penarikan.

Kata dia keberadaan tong sampah di pinggir jalan dinilai tidak estetik dipandang. Dengan begitu pemerintah mengambil kebijakan menarik bak sampah.

Namun mereka mengganti dengan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) dengan pengelolaan sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).

“Dan Berdasarkan Perda nomor 11 tahun 2020 setiap RT yang ada di kelurahan menyediakan bak sampah,” imbuhnya.

Kemudian tahun 2025 pemerintah menargetkan wajib mengurangi sampah minimal 30 persen itu target nasional.

Pun penarikan bak sampah bukan hanya dilakukan oleh DLH Kota Bontang, tetapi juga ada dari keinginan masyarakat itu sendiri.

“Seperti di Kampung baru dan Jalan Gajah Mada, itu warga sendiri yang minta,” bebernya. (Adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.