Berikan Perlindungan Nelayan Bontang, Bakhtiar Wakkang Minta Pemerintah Sediakan BPJS Ketenagakerjaan
Saskindo Media, Bontang – Untuk menjamin perlindungan nelayan, Anggota Komisi II SPRD Bontang Bakhtiar Wakkang mendorong pemerintah menyediakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Bpjs) Ketenagakerjaan.
Berprofesi sebagai nelayan menurut Bakhtiar Wakkang, sangat rentan mengalami kecelakaan kerja. Terlebih ketika mereka melaut.
“Nelayan itu lebih rentan dengan resiko pekerjaannya di laut,” ungkapnya kepada awak media.
Apabila nelayan diberikan perlindungan berupaya Bpjs Ketenagakerjaan, mereka merasa diperhatikan. Terlebih ketika meninggalkan keluarga, mereka terbantu melalui jaminan orang tua.
Apalagi daerah seperti Kutai Kartanegara (Kukar), para nelayan telah di cover Bpjs Ketenagakerjaan melalui APBD. Terlebih anggota nelayan Bontang hanya berkisar 7 ribu orang.
“Daerah lain, nelayan mendapat perlindungan ada 70 ribu bahkan sampai 100 ribu di cover APBD,” jelasnya.
Dalam rapat kata dia, dua anggaran diusulkan dalam BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan. Yakni melalui CSR perusahaan dan pemerintah. Namun secara pribadi, ia menyusulkan BPJS Ketenagakerjaan ditanggung oleh pemerintah melalui APBD Bontang.
Dan untuk CSR perusahaan tinggal mendukung pekerjaan nelayan. Seperti memberikan bantuan perahu, alat tangkap, atau peningkatan sdm.
“BPJS Ketenagakerjaan saya berharap pemerintah, itu harapan kita,” bebernya.
Di lokasi yang sama, Muhammad Amin selaku Ketua Kelompok Nelayan Sehati Berbas Pantai menyampaikan, bahwa pihak mereka mengusulkan Bpjs Ketenagakerjaan sudah sejak lama.
“Kami para nelayan bisa terbantukan sedikit melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan merasa diperhatikan kalau lagi aktivitas,” tuturnya. (Adv)