Portal Berita Online & Advertising

Mudahkan Penyaluran Bantuan, DPRD Bontang Minta Pemerintah Data Ulang Korban Banjir

0 705

Saskindo Media, Bontang – Banjir di Kota Bontang masih menjadi momok bagi masyarakat, terutama daerah yang kerap tergenang.

Tak hanya di musim penghujan, banjir kadang kala datang meski tak ada turun hujan. Ketika air pasang, sungai meluap ke permukiman warga, akibatnya kembali tergenang banjir. Hal itu diwanti-wanti DPRD Kota Bontang.

Dalam pandangan umum DPRD Kota Bontang melalui fraksi Gerindra bersama Berkarya mengusulkan, pemerintah melakukan pendataan ulang kepada korban banjir. Tujuan pendataan ulang, untuk mempermudah pemerintah menyalurkan bantuan kepada warga korban banjir.

“Pendataan agar lebih tanggap darurat bencana di kota Bontang,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina saat menyampaikan pandangan umum fraksi.

Selain pendataan ulang korban banjir, fraksi Gerindra bersama Berkarya yang dibacakan oleh Amir Tosina meminta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga mendata alat dan perlengkapan.

Hal itu dilakukan, ketika melakukan penanggulangan korban banjir, alat digunakan masih memadai dan layak untuk digunakan.

“Diharapkan tahun 2023 ini progres bisa mencapai 100 persen dalam mengatasi dampak banjir,” terangnya.

Merespon pandangan fraksi Gerindra bersama Berkarya, Wakil Walikota Bontang Najirah mengatakan, perihal usulan pendataan ulang terhadap korban banjir. Serta penambahan alat perlengkapan tanggap darurat di Kota Bontang dilakukan oleh BPBD Kota Bontang.

“Kelengkapannya akan disesuaikan sesuai kebutuhan,” jelasnya menyikapi. (Adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.