Portal Berita Online & Advertising

Inovasi DPMD Kukar, Rekrutmen Tenaga Medis Lokal untuk Peningkatan Layanan Kesehatan Desa

0 724

Saskindo Media, Tenggarong – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis di desa-desa.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa meskipun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar memiliki tenaga medis yang terbatas di puskesmas dan Puskesmas pembantu (Pusban), kebutuhan akan tenaga medis di wilayah tersebut tetap tinggi.

Sebagai solusi, DPMD Kukar telah berkolaborasi dengan Dinkes untuk meluncurkan program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD). Program ini bertujuan untuk memberikan insentif kepada petugas kesehatan desa, dengan pengangkatan yang dilakukan melalui Dinkes.

“Kami mengutamakan warga Desa setempat untuk mengisi posisi ini, karena mereka lebih mengenal wilayah dan masyarakatnya,” jelas Arianto. Senin (25/3/2024).

Pemkab Kukar juga telah mengambil langkah proaktif dengan merekrut lulusan tenaga medis dari desa-desa atau desa tetangga untuk ditempatkan di wilayah yang membutuhkan.

“Kami berharap dengan rekrutmen ini, tenaga medis akan lebih betah bertugas di wilayah mereka sendiri,” tambah Arianto.

Data kebutuhan tenaga medis di Kukar dikelola oleh Dinkes, sementara insentif disiapkan oleh desa.

“Kami berkoordinasi dengan Dinkes untuk mendapatkan data kebutuhan tenaga medis, dan kemudian kami sampaikan ke desa untuk menyiapkan anggarannya,” ucap Arianto.

Ia menekankan pentingnya koordinasi antara desa dan puskesmas untuk meningkatkan layanan kesehatan di Kukar.

Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di desa-desa Kukar, sekaligus memberikan peluang kerja bagi tenaga medis lokal. Dengan strategi ini, DPMD Kukar berupaya memastikan bahwa setiap desa memiliki akses ke layanan kesehatan yang memadai, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur kesehatan di tingkat desa.(lx/adv/diskominfokukar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.