Saskindo Media, Kutai Kartanegara – Menjelang peresmian Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara Kaltim mengambil langkah strategis dengan memperkuat dua sektor vital yaitu pertanian dan pariwisata. Inisiatif ini diharapkan akan mendukung kehidupan masyarakat di IKN yang baru.
Sekretaris Kabupaten Kukar, Sunggono, menekankan pentingnya kedua sektor tersebut sebagai pilar ekonomi yang akan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk membangun ekonomi daerah yang inovatif dan berkelanjutan, dengan dukungan sumber daya manusia yang kompetitif dan kreatif,” ujar Sunggono, Kamis (9/5/2024).
Kukar, yang memiliki garis pantai terpanjang di Kaltim, berpotensi besar dalam pengembangan sumber daya perikanan laut. Selain itu, danau dan sungai yang melimpah di daerah ini juga mendukung perikanan darat. Pada tahun 2023, produksi padi di Kukar mencatat angka yang mengesankan, memberikan kontribusi terbesar untuk Kaltim.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 telah menjadi landasan bagi Pemkab Kukar dalam merencanakan pengembangan pertanian dan pariwisata. Program ini merupakan bagian dari visi ‘Kukar Idaman’, yang bertujuan untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Melalui program Dedikasi Kukar Idaman, kami fokus pada pengembangan ekonomi kreatif, termasuk sub-program Kukar Kreatif Idaman dan Kukar Kaya Festival (K3F),” jelas Sunggono.
Program ini merupakan wujud komitmen bupati untuk memajukan ekosistem ekonomi kreatif di Kukar.
“Pemkab Kukar mengakui pentingnya pengembangan ekonomi daerah yang didukung oleh sumber daya manusia yang kompetitif, kreatif, dan mampu menghasilkan inovasi pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Ini menunjukkan komitmen Pemkab Kukar dalam mendorong inovasi dan kreativitas untuk kemajuan daerah. (lx/adv/diskominfokukar)