Portal Berita Online & Advertising

Bupati Kukar Apresiasi Kesuksesan Perumda Tirta Mahakam Wujudkan Transformasi

0 660

Saskindo Media, Kutai Kartanegara – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, terus mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk berkomitmen melakukan transformasi. Pesannya yang kerap disampaikan, “Perubahan Itu Sulit Tapi Bisa”, kini dibuktikan oleh Perumda Air Minum Tirta Mahakam melalui tujuh langkah inovatif.

Melalui Asisten II Ahyani Fadianur Diani, Bupati Edi menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut dalam acara Halal Bihalal keluarga besar Perumda Tirta Mahakam, Rabu (9/4/25). “Dengan tekad kuat, mereka berhasil mewujudkan perubahan yang saya minta beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Tujuh terobosan itu meliputi pemanfaatan teknologi pendukung sistem penyediaan air minum (SPAM), peningkatan pendapatan perusahaan, transformasi organisasi berbasis Good Corporate Governance (GCG), serta revaluasi aset hibah dari pemerintah pusat dan daerah. Selain itu, dilakukan optimalisasi pendanaan untuk daerah non-ekonomis, penurunan water loss, dan peningkatan kapasitas SDM.

“Ini contoh nyata yang harus diikuti BUMD lain di Kukar. Berdasarkan evaluasi Dewan Pengawas, manajemen Perumda Tirta Mahakam telah bekerja dengan baik, dan hasilnya terlihat nyata,” tegas Edi.

Keberhasilan ini, menurut Edi, tidak lepas dari peran serta masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Forum Pelanggan Air Minum atau langsung ke manajemen ditanggapi dengan serius oleh Perumda Tirta Mahakam. “100% masukan telah ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Bupati juga berterima kasih kepada pelanggan dan forum pengguna air bersih atas kolaborasi yang terjalin. “Mari terus bersinergi agar masyarakat selalu tersenyum mendapat layanan air minum yang lancar,” pesannya.

Sebelum mengakhiri masa jabatan, Edi memastikan bahwa Perumda Tirta Mahakam telah menandatangani kerja sama *Public-Private Partnership* (KPBU) dengan PT Tiara Cipta Nirwana, menggunakan teknologi membran untuk pengolahan air.

Berdasarkan laporan BPKP, saat ini tinggal menunggu review terakhir dari Kejaksaan Negeri Kukar. Adapun target RPJMD 2021-2026 mencanangkan seluruh desa dan kelurahan di 20 kecamatan harus terlayani air bersih pada akhir 2026. Saat ini, realisasi baru mencapai 76,53%.

“Sisa waktu dua tahun harus dimaksimalkan. Saya minta jajaran Perumda dan Dewan Pengawas bekerja keras mewujudkan ini,” tegas Edi.

Direktur Perumda Tirta Mahakam, Suparno, mengakui bahwa pencapaian ini hasil kerja keras seluruh pihak. “Dukungan Pemkab Kukar dalam pembangunan infrastruktur sangat membantu, sejalan dengan program Kukar Idaman,” ujarnya.

Acara ditutup dengan penyerahan dividen sebesar Rp500 juta kepada Pemkab Kukar, sebagai bukti kontribusi positif BUMD bagi daerah. (adv/diskominfo-kukar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.