Portal Berita Online & Advertising

Bupati PPU Serukan Penguatan Peran NU dalam Pembangunan Daerah Menyongsong IKN

0 653

Saskindo Media, Penajam Paser Utara – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, mendorong peningkatan kontribusi sosial dan keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menyambut kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN). Pesan ini disampaikannya saat menghadiri acara Halal Bihalal dan pelantikan Pengurus Lembaga serta Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten PPU, yang digelar di Aula Masjid Islamic Center Penajam, Minggu (27/4/2025).

Acara tersebut dihadiri ratusan kader dan pengurus NU dari empat kecamatan, termasuk Wakil Bupati Abdul Waris Muin, Sekda Tohar, perwakilan Forkopimda, PWNU Kaltim KH Ali Cholil, serta tokoh agama, adat, dan masyarakat. Sebanyak 150 pengurus dari 12 lembaga dan empat kecamatan resmi dilantik melalui prosesi khidmat, ditandai dengan penghormatan bendera Merah Putih dan bendera NU sebagai simbol kesetiaan kepada bangsa dan organisasi.

Bupati Mudyat Noor menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut, menyebutnya sebagai momen bersejarah bagi NU di PPU. Ia berharap sinergi antara ormas dan pemerintah daerah semakin kuat.

“Pelantikan serentak ini mengingatkan kita pada momen pelantikan kepala daerah beberapa waktu lalu. Ini bukan sekadar formalitas, melainkan amanah besar sesuai AD/ART NU,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peran NU tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan daerah. “NU harus aktif sebagai pilar penyebar nilai Islam rahmatan lil alamin dan berkontribusi nyata, terutama dengan hadirnya IKN,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten PPU berkomitmen mendukung program NU, mengingat pentingnya kolaborasi dalam membangun masyarakat di tengah dinamika pembangunan IKN. “Kita butuh sinergi kuat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Mari bersatu, hilangkan batas, dan fokus pada pembangunan bersama,” kata Mudyat.

Ia juga menekankan perlunya komunikasi intensif antara pemerintah dan tokoh NU, serta menyatakan kesiapan berdiskusi tentang isu keumatan dan strategi menciptakan masyarakat harmonis.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab PPU menyerahkan bantuan hibah simbolis kepada sejumlah rumah ibadah dan bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu. Acara ditutup dengan doa bersama, mempertegas komitmen NU PPU untuk menjaga ukhuwah islamiyah, kebangsaan, serta memperkuat peran keagamaan dan budaya di tengah perubahan daerah. (adv/diskominfo-ppu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.