Portal Berita Online & Advertising

Sekda Kukar Pimpin Upacara Hardiknas 2025, Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua

0 651

Saskindo Media, Kutai Kartanegara – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Kantor Bupati Kukar, Jumat (2/5/25). Mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”*, acara ini menjadi momentum refleksi atas pentingnya komitmen bersama dalam memajukan pendidikan.

Dalam sambutannya yang membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Sunggono menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremonial belaka. “Ini adalah waktu untuk memperkuat dedikasi dan komitmen kita dalam mewujudkan amanat konstitusi: mencerdaskan kehidupan bangsa melalui layanan pendidikan yang berkualitas dan inklusif,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi pembangunan karakter, akhlak mulia, dan peradaban bangsa. Secara individual, pendidikan menumbuhkan potensi manusia sebagai homo educandummakhluk pembelajar yang memungkinkan penguasaan ilmu, keterampilan, dan kecerdasan untuk mencapai kesejahteraan material-spiritual. “Dalam konteks kebangsaan, pendidikan juga menjadi alat mobilitas sosial yang meningkatkan harkat dan martabat bangsa,” tambahnya.

Sunggono menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas dalam *Asta Cita* keempat, yakni membangun SDM unggul sebagai agen perubahan menuju Indonesia yang adil dan makmur. “Presiden bertekad memutus rantai kemiskinan melalui revitalisasi infrastruktur pendidikan, pembelajaran digital, serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru,” paparnya.

Guru, lanjutnya, tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai mentor, konselor, dan figur pendamping siswa dalam meraih cita-cita. “Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa mutlak diperlukan. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Sunggono.

Sejak Oktober 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melakukan sejumlah terobosan, seperti perbaikan tata kelola guru, penerapan deep learning, Test Kemampuan Akademik (TKA), serta pengenalan coding dan kecerdasan artifisial (AI) dalam kurikulum. Di sisi pedagogis, digalakkan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, meliputi disiplin bangun pagi, ibadah, olahraga, hingga tidur cepat dan Pagi Ceria dengan aktivitas senam, menyanyi lagu kebangsaan, serta doa bersama. Untuk tingkat TK, diluncurkan Album Kicau berisi lagu anak-anak guna memperkuat pendidikan karakter.

“Dengan sinergi seluruh elemen, kita bisa mewujudkan generasi hebat yang siap membawa Indonesia maju,” pungkas Sunggono. (adv/diskominfo-kukar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.