Portal Berita Online & Advertising

Pemerintah Desa Segihan Perkuat Irigasi untuk Antisipasi Gagal Panen

0 672

Saskindo Media, Kutai Kartanegara – Petani di Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, menghadapi tantangan serius akibat musim kemarau berkepanjangan. Kondisi ini mengancam produksi padi yang biasanya bisa ditanam dua kali dalam setahun. Kekeringan yang terjadi membuat sawah mengering dan berpotensi menurunkan hasil panen secara signifikan.

Sekretaris Desa Segihan, Setiono Anitabhakti, mengungkapkan bahwa ketergantungan petani pada curah hujan menjadi masalah utama. Hal ini berdampak langsung pada pendapatan petani yang sebagian besar menggantungkan hidupnya dari bertani. “Jika hujan normal, panen bisa dua kali setahun. Tapi saat kemarau panjang, produksi turun drastis,” jelasnya.

Desa Segihan memiliki sekitar 100 hektare lahan pertanian dengan rata-rata hasil panen tiga ton per hektare. Namun, produktivitas tersebut sangat bergantung pada ketersediaan air. Kondisi ini memaksa petani mencari solusi alternatif untuk mempertahankan hasil pertanian.

“Saat hujan sedikit dan irigasi tidak memadai, risiko gagal panen semakin tinggi,” tambah Setiono.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah desa mendorong perbaikan infrastruktur pertanian, terutama sistem irigasi. Setiono berharap ada dukungan dari pemerintah daerah untuk membangun jaringan irigasi yang lebih baik. “Dengan irigasi yang memadai, petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada hujan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah desa juga menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menyediakan sarana produksi pertanian, seperti pupuk dan alat pertanian modern. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas meski di tengah cuaca yang tidak menentu.

Meski dihadapkan pada tantangan perubahan iklim, warga Desa Segihan tetap optimistis dan tetap berupaya menjaga ketahanan pangan dan perekonomian desa, sehingga sektor pertanian bisa terus berkembang. “Dengan teknologi dan irigasi yang baik, produksi padi bisa lebih stabil,” tegas Setiono.

Pemerintah setempat berkomitmen untuk terus mendukung petani melalui berbagai program peningkatan kapasitas pertanian. Jika langkah-langkah ini berjalan baik, diharapkan Desa Segihan dapat mengurangi dampak musim kemarau dan menjaga produktivitas pertanian di masa depan. (Adv/diskominfo-kukar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.