Saskindo Media, Penajam Paser Utara – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat realisasi program Optimasi Lahan (Oplah) seluas 5.896 hektare. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong swasembada di sektor pertanian daerah.
Menurut Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, pelaksanaan program dibagi dalam dua tahap utama. Tahap pertama mencakup pengoptimalan 3.546 hektare yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan. Sementara itu, tahap kedua akan menyusul dengan luas lahan mencapai 2.350 hektare.
“Kami menargetkan setiap tahap dapat diselesaikan dalam waktu tiga bulan. Saat ini, progres tahap pertama berjalan sesuai rencana meski dengan jadwal yang cukup ketat,” jelas Andi saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertanian RI di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Jumat (9/5/2025).
Total lahan baku pertanian di PPU mencapai 7.500 hektare, dengan sebagian besar telah dialokasikan untuk program Oplah ini. Pemerintah pusat dan daerah bekerja sama mengalokasikan dana mencapai Rp13 triliun guna mendukung kesuksesan program tersebut.
Andi menekankan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani. “Dengan optimasi lahan, kami berharap petani bisa mendapatkan hasil lebih maksimal sehingga pendapatannya juga meningkat,” ujarnya.
Keberhasilan program ini dinilai sangat penting mengingat posisi strategis PPU sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Timur. Apalagi dengan adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), kebutuhan pasokan pangan diprediksi akan meningkat signifikan dalam beberapa tahun mendatang.
Pemerintah PPU optimistis bahwa program Oplah akan menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan pangan regional. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.
“Dukungan semua pihak, termasuk petani dan stakeholder terkait, sangat kami butuhkan untuk mewujudkan target ini. Kami yakin PPU bisa menjadi contoh sukses pengembangan pertanian modern di tingkat regional,” pungkas Andi. (adv/diskominfo-ppu)