Portal Berita Online & Advertising

Kabupaten PPU Raih Penghargaan Nasional dalam Revitalisasi Bahasa Daerah

0 757

Saskindo Media, Depok – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, berhasil meraih penghargaan nasional dalam Festival Bahasa Ibu Nasional 2025 atas upayanya melestarikan bahasa daerah. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam kategori program revitalisasi bahasa daerah, menjadikan PPU sebagai satu-satunya perwakilan dari Kalimantan Timur yang meraih prestasi ini.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menyerahkan penghargaan langsung kepada Bupati PPU, Mudyat Noor, pada Senin (26/5/2025) di Gedung Merah Putih, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat.

PPU dinilai sukses dalam mengintegrasikan bahasa daerah ke dalam kurikulum pendidikan lokal serta berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk pelestarian bahasa. Kabupaten ini termasuk salah satu dari sejumlah daerah di Indonesia yang berperan aktif dalam merevitalisasi 144 bahasa daerah dan dialek di 38 provinsi.

“Alhamdulillah, ini adalah kebanggaan bagi PPU. Menjadi satu-satunya perwakilan Kaltim di festival ini membuktikan komitmen kami dalam melestarikan bahasa daerah,” ujar Bupati Mudyat Noor.

Ia juga mengapresiasi jajaran Dinas Pendidikan PPU dan para guru yang konsisten mengajarkan muatan lokal bahasa daerah di sekolah. “Pelestarian bahasa adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Ini adalah upaya menjaga kekayaan budaya bangsa,” tegasnya.

Keberhasilan PPU semakin lengkap dengan penampilan Lutfi, siswa SD 005 Waru, yang berperan sebagai pemeran utama dalam pertunjukan “Perjalanan Menjelajah Nusantara”. Lutfi, yang memerankan tokoh Bara, berhasil menyampaikan pesan tentang keragaman bahasa dan budaya Indonesia.

“Untuk anak-anak PPU, teruslah bangga dengan bahasa daerah. Ini adalah identitas dan warisan budaya kita,” pesan Bupati Mudyat.

Festival ini dihadiri oleh pejabat Kemendikdasmen, Anggota DPR RI Komisi X Hetifah Sjaifudian, serta perwakilan daerah se-Indonesia. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen PPU dalam melestarikan bahasa lokal di tengah era globalisasi. (adv/diskominfo-ppu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.