Portal Berita Online & Advertising

Gubernur Kaltim Lantik Bupati dan Wakil Bupati Kukar Periode 2025–2030

0 669

Saskindo Media, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, secara resmi melantik Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, dan Wakil Bupati, Rendi Solihin, untuk masa jabatan 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/6/2025).

Dalam pidatonya, Rudy menekankan pentingnya komitmen, integritas, dan dedikasi dalam memimpin guna mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kukar. Ia meminta pasangan Aulia-Rendi segera memperbaiki infrastruktur dasar, terutama jalan di daerah pedalaman yang masih rusak.

“Jangan pernah menyalahgunakan kekuasaan. Jabatan ini adalah amanah untuk mengabdi, bukan untuk kepentingan pribadi. Lebih baik hidup sederhana tapi terhormat daripada kaya raya tapi mengkhianati rakyat,” tegas Rudy.

Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, serta pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Ia yakin Aulia-Rendi mampu menghadapi tantangan dan membawa Kukar menjadi lebih maju, sejahtera, dan inklusif.

Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di Kukar. Aulia-Rendi diharapkan dapat menjalankan visi-misi yang selaras dengan pembangunan Kaltim, termasuk program unggulan seperti Gratispol (Pendidikan dan Kesehatan Gratis) dan Jospol (Jaminan Sosial Gratis).

Usai dilantik, Aulia menyatakan tidak akan menunggu 100 hari kerja untuk memulai program. Pemerintahannya akan segera melanjutkan dan mengembangkan program “Kukar Idaman” menjadi “Kukar Idaman Terbaik.”

“Kami tidak mulai dari nol. Kami akan melanjutkan dan memperkuat program yang sudah ada, memastikannya tepat sasaran,” ujar Aulia.

Salah satu fokus utama adalah memperluas bantuan untuk nelayan, dari sebelumnya 25 ribu penerima menjadi 100 ribu penerima manfaat. Selain itu, ia berkomitmen memperluas akses pendidikan gratis hingga perguruan tinggi dan layanan kesehatan berbasis KTP.

Aulia juga menyoroti rendahnya serapan anggaran di Pemkab Kukar meskipun program fisik berjalan baik. Ia berjanji segera melakukan evaluasi dan koordinasi dengan seluruh perangkat daerah.

“Masalah serapan anggaran bukan sekadar angka, tapi menyangkut efektivitas pelayanan. Kami akan memastikan tidak ada program yang mandek,” tegasnya.

Pelantikan ini menjadi awal pemerintahan Aulia-Rendi untuk lima tahun ke depan. Keduanya berkomitmen mempercepat program prioritas dan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar pembangunan merata di seluruh wilayah Kukar. (adv/diskominfo-kukar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.