Portal Berita Online & Advertising

Tanamkan Cinta Tanah Air pada Pemuda, FKPT Kaltim dan BNPT Gelar Rembuk Merah Putih

0 649

Saskindo Media, Samarinda – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengadakan kegiatan Rembuk Merah Putih dengan tema “Mewujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air”. Acara ini berlangsung di Aula Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (UINSI), Rabu (4/6/2025).

kegiatan ini bertujuan memperkuat semangat nasionalisme dan nilai kebangsaan, terutama di kalangan generasi muda. Melalui diskusi dan sosialisasi, FKPT Kaltim dan BNPT berupaya meningkatkan kesadaran pemuda akan pentingnya persatuan bangsa dan penangkalan paham radikal.

Sebanyak 100 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari jurnalis kampus, perwakilan organisasi keagamaan (FKUB), dan organisasi kemasyarakatan.

Ketua FKPT Kaltim, Sufian Agus, menyatakan bahwa Rembuk Merah Putih diharapkan menjadi wadah bagi pemuda untuk meningkatkan kecerdasan, daya kritis, dan kecintaan terhadap tanah air dalam menghadapi tantangan global.

Sufian mengingatkan bahwa Pancasila sebagai ideologi bangsa terus menjadi target kelompok tertentu. Ia mencontohkan keruntuhan Uni Soviet sebagai bukti bahaya gagalnya mempertahankan stabilitas ideologi.

“Di era digital, kita harus waspada terhadap pengaruh media dan penyebaran paham radikal. Jangan sampai lengah,” tegasnya.

Kasubdit BNPT, Suniah Setiyawati, yang mewakili Direktur Pencegahan BNPT, menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang silaturahmi dan penguatan wawasan kebangsaan. Menurutnya, radikalisme adalah ancaman nyata yang merusak kebinekaan Indonesia.

“Sebagai bangsa majemuk, kita harus memperkuat toleransi dan menolak pemikiran kekerasan,” ujarnya.

Ia berharap Rembuk Merah Putih dapat melahirkan generasi muda yang toleran, cinta NKRI, serta menjunjung nilai kasih sayang terhadap Tuhan, sesama, alam, dan negara.

“Pendidikan agama dan literasi adalah kunci mencegah radikalisme. Tokoh agama dan jurnalis berperan penting menyebarkan informasi yang mencerahkan. Melalui forum ini, kami ingin memperkuat wawasan kebangsaan dan mendorong konten kreatif bertema toleransi,” tambahnya. (jh)

Leave A Reply

Your email address will not be published.