Portal Berita Online & Advertising

DKP3A Kaltim Sebut tingkat Perekaman KTP-el di Kaltim capai 100,89 persen

0 1,129

Saskindo Media, Samarinda – Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Noryani Sorayalita mengatakan, tingkat Perekaman KTP-el untuk Provinsi Kaltim per 15 Mei 2022 mencapai 100,89 persen. Sementara target nasional tahun 2022 adalah 99,30 persen.

Tingkat perekaman KTP-el tertinggi adalah Kota Bontang dengan cakupan perekaman sebesar 102,44 persen dan terendah Kabupaten Kutai Timur sebesar 95,97 persen.

Selanjutnya cakupan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk Provinsi Kaltim sebesar 67,69 persen, sedangkan target nasional tahun 2021 adalah 40,00 persen.

“Secara umum telah tercapai dengan tingkat kepemilikan KIA tertinggi adalah Kota Samarinda dengan cakupan kepemilikan sebesar 101,29 persen dan terendah Kabupaten Kutai Kartanegara sekitar 41,31 persen,” ujar Soraya

Pada kegiatan Bimbingan Teknis Pendaftaran Penduduk Bagi Aparatur Penyelenggara Pendaftaran Penduduk Pada Dinas Kependudukan Provinsi dan Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota Se Kaltim Tahun 2022, berlangsung di Hotel Swiss-belhotel Balikpapan, Selasa (24/5/2022).

Soraya mengimbau kabupaten/kota yang telah mencapai target kinerja jangan berpuas diri mengingat penduduk bersifat dinamis yang setiap saat mengalami perubahan, dan meminta tetap tingkatkan cakupan perekaman identitas penduduk khususnya anak sekolah menjelang usia 17 tahun.

Lanjut Soraya, untuk yang belum mencapai target agar mengoptimalkan perekamannya melalui kerja sama dengan Ketua RT, Lurah dan Camat serta melakukan layanan jemput bola ke sekolah-sekolah dan pusat keramaian.

“Hal yang menurut saya perlu ditingkatkan adalah pemberian nilai manfaat lebih dari KIA,” tandasnya. Soraya.

Selain bukti identitas anak 0-17 tahun kurang 1 hari, juga digunakan untuk mendapat potongan harga melalui kerja sama dengan pihak ketiga di daerah seperti tempat bermain anak, toko pakaian anak, toko buku dan rumah makan, sehingga secara otomatis masyarakat semakin banyak dan atas kesadaran sendiri mengurus KIA untuk anak-anaknya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.