Portal Berita Online & Advertising

Modernisasi Pertanian Dicanangkan di PPU untuk Capai Swasembada Pangan

0 686

Saskindo Media, Penajam Paser Utara – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, mendampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam pencanangan gerakan modernisasi pertanian menuju swasembada pangan. Kegiatan ini digelar di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (9/5/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, jajaran Kementerian Pertanian, Pangdam VI Mulawarman, Wakapolda Kaltim, Wakil Bupati Paser dan PPU, anggota DPRD PPU, serta perwakilan Bulog, Bankaltimtara, dan sejumlah instansi terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya program modernisasi pertanian bagi Brigade Pangan sebagai penggerak sektor pertanian di PPU. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI untuk mencapai swasembada pangan secepat mungkin, termasuk melalui perluasan lahan tanam dan peningkatan indeks pertanaman (IP) padi sebagai pilar ketahanan pangan nasional.

Mudyat juga berterima kasih atas bantuan Kementerian Pertanian, termasuk optimalisasi lahan pertanian seluas 5.896 hektar untuk meningkatkan IP dari 167 menjadi 250. Selain itu, diberikan pula bantuan alat mesin pertanian bagi 29 Brigade Pangan serta kebijakan penyerapan gabah petani oleh Bulog seharga Rp6.500/kg. Hingga saat ini, Bulog telah menyerap 4.473.394 kg gabah dari 1.122 petani di PPU.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi tinggi kepada petani milenial asal Desa Gunung Intan yang berhasil memperoleh penghasilan Rp24 juta per bulan.

“Penghasilannya bahkan melebihi gaji menteri pertanian. Ini membuktikan bahwa pertanian bisa menjadi sektor yang menjanjikan,” ujar Amran.

Ia menegaskan, kesuksesan petani muda tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI untuk mempercepat swasembada pangan. Dengan semangat generasi milenial, sektor pertanian diyakini akan menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

“Jika generasi muda bekerja keras, masa kejayaan pertanian Indonesia akan segera terwujud,” tegasnya. (adv/diskominfo-ppu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.