Saskindo Media, Penajam Paser Utara – Peristiwa tragis terjadi di Sungai Selimbung, Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (9/5/2025) sore. Seorang remaja laki-laki berinisial AS (16) ditemukan meninggal dunia setelah diduga kuat menjadi korban serangan buaya saat mandi di sungai tersebut.
Kepala BPBD PPU, Muhammad Sukadi Kuncoro, menjelaskan bahwa AS awalnya berenang bersama empat rekannya di sungai yang berada di Jalan Proyek RT 14. Sekitar pukul 17.00 WITA, rekan-rekan korban memutuskan naik ke darat, namun korban masih memilih tetap berada di air.
“Korban menolak ajakan teman-temannya untuk naik. Tidak lama kemudian, ia hilang dari permukaan air dan tidak terlihat lagi,” ujar Kuncoro.
Kepanikan pun terjadi. Teman-temannya yang menyadari korban hilang segera mencari di sekitar lokasi. Sekitar 20 menit kemudian, muncul seekor buaya dengan bagian tubuh korban, tepatnya kakinya, masih berada di mulut reptil tersebut.
“Tim kami langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan. Warga juga sudah melakukan pencarian menggunakan perahu,” jelasnya.
Korban akhirnya ditemukan pada pukul 17.50 WITA dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Sotek. Meski tubuh korban masih dalam kondisi utuh, nyawanya tidak tertolong.
Kuncoro mengimbau agar masyarakat tidak lagi melakukan aktivitas di sungai tersebut, mengingat kawasan ini merupakan habitat buaya liar yang sangat berbahaya.
“Sungai Selimbung dikenal sebagai daerah rawan serangan buaya. Harus dihindari untuk aktivitas berenang atau mandi,” tegasnya. (adv/diskominfo-ppu)