Saskindo Media, Bontang – Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina meminta kepada pemerintah agar mengupayakan pengadaan kapal cepat rute Mamuju – Bontang.
Upaya itu dilakukan, agar masyarakat Bontang yang ingin pulang kampung ke Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) lebih mudah.
Sebab, selama ini ketika mereka ingin pulang kampung atau berkunjung ke Mamuju. Mereka mesti berangkat dari Kota Samarinda ataupun Balikpapan.
“Kalau ada rute Bontang-Mamuju, kita tidak lagi ambil rute di Kota Samarinda atau Balikpapan,” ujarnya.
Sebagai ketua Kerukunan Keluarga Mamuju (KKM), Amtos, sapaan akrabnya terus memperjuangkan pengadaan kapal cepat Mamuju – Bontang tersebut.
“Saya minta rute kapal Bontang-Mamuju terus diperjuangkan,” jelasnya.
Menyikapi hal itu, Wali Kota Bontang Basri Rase menuturkan, kapal cepat Bontang-Mamuju sejatinya telah tersedia melalui kapal Entebe Expres.
Tetapi, kata dia masyarakat pengguna kapal itu dari Bontang ke Mamuju masih sangat rendah.
“Sudah ada kapal Bontang-Mamuju, cuma penumpangnya sedikit sekitar 7 sampai 10 orang,” responnya.
Karena rendahnya penumpang, sehingga kapal tersebut tidak dikhususkan untuk penumpang. Dan kapal itu tak lama bersandar menunggu penumpang seperti kapal lainnya.
Alasannya, biaya operasional tak cukup apabila mengangkut penumpang di bawah 20 orang. Sehingga pengelola kapal selalu rugi untuk menutupi biaya operasionalnya.
“Ibaratnya besar pasak daripada tiang, makanya pengelola kapal berpikir menyandarkan kapalnya,” jelasnya. (Adv)