Portal Berita Online & Advertising

BUMDes Sumber Purnama Desa Loa Sumber Kukar Giatkan Program Pemberdayaan Petani

0 631

Saskindo Media, Kutai Kartanegara – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Purnama, yang berlokasi di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, menunjukkan kinerja positif dengan memberikan dukungan kepada kelompok tani (Gapoktan) yang menjadi binaannya. Dari pra penanaman hingga paska panen, BUMDes ini telah memberikan solusi bagi para petani.

Menurut Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, BUMDes telah berperan aktif selama dua tahun terakhir dalam membina, memberdayakan, dan memecahkan masalah para petani. Gapoktan yang menjadi binaan BUMDes mendapatkan dukungan finansial hingga masa panen. Hasil panen dari Gapoktan harus dijual kepada BUMDes Sumber Purnama.

Untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani, BUMDes menjalin kerjasama dengan Pupuk Kaltim dan Pupuk Indonesia. Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan PT Petro Kimia untuk memenuhi kebutuhan obat dan mengatasi penyakit tanaman.

“Kami telah menjamin keberhasilan petani melalui BUMDes dan PT Jasindo,” kata Sukirno, Selasa (23/4/2024).

BUMDes Sumber Purnama juga menjalin kemitraan dengan dunia usaha. Bersama PT MHU, yang beroperasi di wilayah Kecamatan Loa Kulu dan sekitarnya, BUMDes melakukan pembinaan dan pengembangan petani.

Tidak hanya di Desa Loh Sumber, BUMDes Sumber Purnama juga membina Gapoktan dari Desa Sungai Payang, Kelurahan Bukit Biru, Desa Bendang Raya, Desa Rapak Lambur, hingga Desa Sidomulyo di Kecamatan Anggana.

“BUMDes Sumber Purnama telah menjadi contoh di Kukar, dan kami berharap dapat bersaing dengan beras yang selama ini diimpor dari pulau Jawa dan Sulawesi,” lanjut Sukirno.

Konsep BUMDes Sumber Purnama adalah memberdayakan masyarakat petani di Desa Loh Sumber, dengan harapan dapat mencakup seluruh wilayah Kukar.

BUMDes Sumber Purnama memiliki sarana dan infrastruktur yang memadai, termasuk alat tanam dan alat panen. Unit Penggilingan Padi (Rice Milling Unit/RMU) mereka memiliki kapasitas 1 ton gabah per jam. Selain itu, BUMDes juga memiliki alat pengering dengan kapasitas 10 ton. Beras hasil produksi mereka diberi nama Merk Cap Tugu.

“Dengan komitmen dan kerjasama yang kuat, BUMDes Sumber Purnama terus berperan dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan mengurangi ketergantungan pada impor beras,” pungkasnya.(lx/adv/diskominfokukar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.