Portal Berita Online & Advertising

Dinas Pertanian PPU Tingkatkan Vaksinasi PMK untuk Lindungi Ternak

0 626

Saskindo Media, Penajam Paser Utara – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menggalakkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) guna melindungi hewan ternak dari ancaman wabah. Sebanyak 1.000 dosis vaksin disiapkan untuk sapi-sapi di Kecamatan Penajam dan Sepaku, dengan pelaksanaan diperkirakan usai perayaan Idul Fitri.

Menurut Ristu Pramula, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian PPU, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang telah berhasil memvaksinasi 2.000 ekor sapi dengan capaian 100 persen.

“Pada tahap kedua ini, fokus kami adalah sapi potong dan sapi eksotis yang memiliki risiko lebih tinggi tertular PMK. Kegiatan direncanakan mulai April mendatang,” terang Ristu, Senin (24/3/2025).

Selain sapi, pihaknya juga mempertimbangkan perluasan vaksinasi ke ternak kambing jika persediaan vaksin mencukupi. Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Babulu dengan tingkat keberhasilan yang tinggi.

“Di Babulu, cakupan vaksinasinya hampir sempurna, sehingga kami bisa beralih ke wilayah lain untuk memastikan perlindungan menyeluruh,” tambahnya.

Meski demikian, kendala masih ditemui, terutama dalam menangani sapi-sapi liar yang sulit dikontrol. Bahkan, para peternak kerap kesulitan menangkap ternak mereka sendiri.

“Kami tetap berkomitmen agar semua hewan ternak, termasuk yang liar, mendapatkan vaksinasi,” tegas Ristu.

Berdasarkan data BPS, jumlah sapi di PPU saat ini mencapai kurang lebih 8.000 ekor. Meski belum ada laporan kasus PMK di wilayah ini, vaksinasi tetap digencarkan sebagai tindakan preventif.

Ristu memaparkan, vaksin PMK diberikan dua kali setahun dengan interval tiga bulan antara dosis pertama dan kedua. Setelah tahap kedua selesai, vaksinasi lanjutan akan dilakukan tiga bulan berikutnya.

Harapannya, upaya ini dapat meminimalisir potensi kerugian peternak sekaligus menjaga kesehatan ternak di PPU. (adv/diskominfo-ppu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.