Portal Berita Online & Advertising

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sebut Konsep Forest City IKN Bakal Menyelaraskan Ekologi Alam

0 1,278

Saskindo Media, Samarinda – Keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai tak akan merusak hutan alam. Namun dianggap bakal berdampak positif bagi aspek ekonomi dan sosial masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar.

Ia mengatakan, keberadaan IKN bakal berkontribusi terhadap pencapaian target kontribusi penurunan emisi yang ditetapkan secara nasional pada 2030) mendatang.

Ia membeberkan, IKN terdiri dari daratan seluas 256 ribu hektare, termasuk Kawasan Ibu Kota Nusantara (KIKN) 56 ribu hektare. Di mana di dalamnya terdapat Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 6.600 hektare.

“Sementara  kawasan pengembangan IKN seluas 199 ribu hektare dan luas wilayah laut 68 ribu hektare,” ujarnya saat mengisi Orasi Imiah  pada Rapat Senat Terbuka Dalam Rangka Dies Natalis Universitas Mulawarman Ke-60 di Gelora 27 September Unmul, Selasa (27/9/2022).

Kata dia, konsep forest city IKN akan menyelaraskan ekologi alam, kawasan hutan dan sistem sosial secara harmonis.

Di mana Konsep forest city berupa kota berbasis lanskap yang menempatkan ekosistem hutan sebagai pembentuk struktur ruang perkotaan.

“Orientasi kehidupan masyarakat perkotaan dan membantu memfasilitasi interaksi antarkegiatan perkotaan,” bebernya.

Lanjut dia, lanskap IKN merupakan hutan industri yang dikelilingi hutan produksi, konservasi dan kawasan hutan lindung.

Pun IKN dinilai akan mengembalikan hutan Kaltim menjadi hijau kembali, terkhusus di kawasan IKN. Sebab, pemerintah sudah menyiapkan 15 juta bibit pohon per tahun dalam Persemaian Mentawir.

“Di mana berisi berbagai tanaman dari seluruh Indonesia dengan produksi Natural tropical rain forest  Kalimantan Timur akan jadi lagi,” terangnya.

Ke depan, ia berharap, pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan bukan hanya memiliki peran penting untuk mencegah berbagai ancaman bencana. Melainkan, bisa mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional, yakni menjaga perdamaian dunia.

“Pembangunan ekonomi bisa tetap dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek ekologi dan sosial kemasyarakatan,” bebernya.(aa/adv/diskominfoklatim)

Leave A Reply

Your email address will not be published.