Portal Berita Online & Advertising

Pemerintahan Desa Batuah Ikuti Program Desa BRILiaN 2024

0 738

Saskindo Media, Kutai Kartanegara – Pemerintahan Desa Batuah Kecamatan Batuah Kab Kukar mengikuti kegiatan pelatihan pemberdayaan desa, Desa BRILiaN 202 yang digagas oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Pelatihan ini dibuka dengan kegiatan “Kick Off New Desa BRILiaN 2024 Batch 1” secara virtual di Kantor Desa Batuah, Senin, (22/4/2024).

Dengan tema “Pengembangan Desa melalui Kepemimpinan Kolaboratif di Era Digital”, Pemerintah Desa (Pemdes) Batuah berharap program ini akan meningkatkan kapasitas masyarakat desa. Program ini melibatkan unsur perangkat desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan pendamping desa. Tujuannya adalah menjadikan desa lebih mandiri, inovatif, terdigitalisasi, dan berkelanjutan.

“Kami telah mempersiapkan diri sejak awal. Koordinasi dengan pihak BRI dan stakeholder terus berlangsung agar persiapan semakin optimal,” ungkap Abdul Rasyid, Kepala Desa Batuah.

Selain itu, Kepala Desa Rasyid juga aktif berkoordinasi dengan masyarakat melalui program pemberdayaan. Sebagai kepala desa, tugasnya melibatkan kolaborasi dengan semua pihak untuk memberikan pelayanan dan pemberdayaan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Kami siap mengikuti lomba. Semoga apa yang kami lakukan di desa memenuhi syarat sebagai peserta lomba Desa BRILian 2024,” harapnya.

Program Desa BRILian merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa yang diselenggarakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk bekerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Desa Bangun Daya (Puslitdesbangda) LPPM UNS. Total 473 desa dari wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi berpartisipasi dalam lomba ini.

Acara ini akan dihadiri oleh berbagai unsur dan pihak yang memiliki peran strategis dalam pembangunan desa yang unggul, maju, dan berkelanjutan.

Kick Off New Desa BRILiaN 2024 Batch 1 merupakan kegiatan awal dari rangkaian program Desa BRILiaN 2024. Pada kegiatan tersebut, peserta Desa BRILiaN mendapatkan sejumlah materi dan pelatihan.

Pelatihan yang dilakukan meliputi kepemimpinan, kelembagaan desa, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kewirausahaan, inovasi desa, digitalisasi desa, teknik komunikasi, dan materi tematik lain yang sangat dibutuhkan oleh desa.

Sebagai informasi, pelatihan tersebut akan dilaksanakan selama 1 bulan sampai 2 bulan secara daring. Para peserta akan diberikan tugas setiap sesi materi selesai. Tugas ini menjadi salah satu komponen penilaian untuk memilih 40 desa terbaik. Selanjutnya, 15 desa terbaik akan mendapatkan pendampingan langsung. (lx/adv/diskominfokukar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.