Saskindo Media, Samarinda – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Setda Prov Kaltim mengadakan Sosialisasi Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Kaltim Tahun 2022.
Sosialisasi digelar dengan tema Menuju Kalimantan Timur Sebagai Barometer Demokrasi Nasional. Kegiatan itu berlangsung di Crystal Ballroom Hotel Mercure, Samarinda, Kamis (17/3/2022).
Pelaksana Tugas (Plt) Assisten Pemerintahan dan Kesra Setda Prov Kaltim, Deni Sutrisno membuka sosialisasi tersebut. Ia mengatakan, tahun ini (2022) diperkirakan akan terjadi peningkatan suhu politik, bahkan ini sudah mulai terasa sejak pertengahan tahun 2021.
Implikasinya publik akan disuguhi berbagai manuver elite dan partai politik.
“Bahkan, Media Sosial akan menjadi ajang politik yang paling ramai,” ungkapnya.
Indeks Demokrasi Indonesia di Kaltim pada tahun 2020 berada di posisi ketiga secara nasional setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Demikian menunjukkan kehidupan berdemokrasi di Kaltim berjalan dengan baik.
“Dalam kapasitasnya sebagai Ibu Kota Negara (IKN) RI, maka Kaltim juga layak menjadi Barometer demokrasi IDI di Indonesia,” ujarnya.
Kata dia, dalam mendukung terbangunnya kehidupan berdemokrasi dan berpolitik, telah disusun suatu alat ukur demokrasi di Indonesia.
Dengan cara membaca capaian dan menyusun program perencanaan dalam pembangunan politik dengan nama IDI.
IDI merupakan indikator komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Sebagai alat ukur, IDI berhadapan dengan persoalan metodologis yang pada akhirnya terhubung dengan soal representasi situasi praktis demokrasi di daerah-daerah.
Dengan begitu, kesadaran masyarakat dalam menerapkan sikap demokratis diperlukan beberapa upaya.
“Melalui pendidikan kewarganegaraan untuk membentuk warga negara yang demokratis,” jelasnya.
(SM/AA)