Saskindo Media, Samarinda – Isu zonasi sekolah menjadi perhatian utama bagi Komisi IV DPRD Kalimantan Timur.
Wakil Ketua Komisi IV, Puji Setyowati, mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang berusaha menyesuaikan sistem zonasi dengan tujuan memastikan bahwa sekolah negeri di wilayah tersebut sesuai dengan kebutuhan para siswa yang baru lulus dari SMP.
Ini merupakan tindakan penting untuk mengatasi potensi masalah ketidaksesuaian. “Meskipun kami mendukung perkembangan sekolah swasta, kami juga menyadari bahwa pembangunan fasilitas di sekolah negeri tetap menjadi prioritas,” ujar Puji, Sabtu (28/10/2023).
Pemerintah harus terus berkomitmen untuk mempersiapkan fasilitas yang diperlukan oleh siswa di wilayah tersebut. Hal ini akan memastikan bahwa siswa di daerah pedesaan juga memiliki akses ke fasilitas yang setara dengan sekolah negeri di seluruh Indonesia.
Pengembangan fasilitas pendidikan tidak hanya tentang menciptakan kesetaraan dalam hal fasilitas, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan pendidikan yang memadai bagi generasi muda. Puji menekankan pentingnya berinvestasi dalam pendidikan sebagai investasi dalam masa depan anak-anak Kalimantan Timur.
Meskipun isu zonasi pendidikan masih merupakan tantangan yang perlu diatasi, Puji yakin bahwa dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, pemerintah akan dapat menemukan solusi yang memadai untuk memastikan bahwa semua siswa menerima pendidikan berkualitas, tanpa memandang lokasi sekolah mereka.
“Pengembangan fasilitas pendidikan akan terus menjadi fokus utama dalam upaya mencapai tujuan ini dan memastikan bahwa anak-anak Kalimantan Timur memiliki akses yang setara ke pendidikan berkualitas,” tegasnya. (Adv/DPRD Kaltim/kn)