Saskindo Media, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kaltim diwakili Plt. Sekda Kaltim, Riza Indra Riadi menerima kunjungan Konsul Jenderal (Konjen) Jepang, Takeyama Kenichi di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu, (8/6/2022).
Dalam pertemuan singkat itu, Plt. Sekda Riza Indra Riadi mengharapkan kerjasama antara Pemprov Kaltim dengan Pemerintah Jepang yang saat ini sudah terjalin dapat lebih ditingkatkan dan diperkuat.
“Saya berharap kerjasama Kaltim dengan Jepang ini dapat meningkat dan semakin kuat,” ucap Riza.
Riza mengungkapkan, dipilihnya Kaltim sebagai ibu kota negara baru RI, akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, tidak hanya di Kaltim tetapi juga wilayah lain di Kalimantan dan Sulawesi.
“Kita bersyukur tahun 2023, pemerintah pusat akan menganggarkan Rp 30 triliun untuk pembangunan IKN,” ujar Riza.
Anggaran sebesar itu, menurut Riza, setara dengan tiga kali APBD Kaltim. Saat ini, Benua Etam masih dihadapkan dengan persoalan konektifitas antar wilayah dan infrastruktur jalan yang masih banyak mengalami kerusakan.
“Kita berharap kerjasama dengan Jepang dapat menyasar masalah ini, karena yang kita tahu bantuan Jepang banyak terfokus di wilayah Jawa saja,” ungkapnya.
Konjen Jepang, Takeyama Keninchi mengatakan, tujuan kunjungan ke Kaltim untuk bersilaturahmi dengan jajaran Pemprov Kaltim, karena dirinya baru beberapa bulan menjabat sebagai Konjen Jepang yang berkedudukan di Surabaya.
“Kami ingin bersilaturahmi dan memperkenalkan diri selaku Konjen baru kepada pejabat Kaltim, karena Kaltim adalah salah satu wilayah kerja kami,” ujar Takeyama.
Selain melakukan kunjungan ke Pemrov Kaltim, Konjen Jepang, Takeyama akan menghadiri Peresmian IGD Puskesmas di Long Kali, Kabupaten Paser, yang merupakan bantuan hibah Pemerintah Jepang untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan. (AA/ADV/KominfoKaltim)