Saskindo Media, Samarinda – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi memiliki kepengurusan baru setelah menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada Sabtu (11/5/2025) di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim. Wiwid Marhaendra Wijaya terpilih sebagai Ketua Umum SMSI Kaltim melalui mekanisme musyawarah mufakat.
Musprov yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut diwarnai dinamika cukup intens, dengan empat nama yang sempat diusulkan sebagai calon ketua, yaitu Wiwid Marhaendra, Indra Teguh, Yakub Anani, dan Jerin. Namun, alih-alih melakukan pemungutan suara, peserta musyawarah memilih jalur musyawarah mufakat.
Sekretaris Jenderal SMSI Pusat, Makali Kumar, yang memimpin sidang, menegaskan bahwa proses pemilihan berjalan sesuai amanat kongres, yang mengutamakan musyawarah.
“Dalam tiga bulan ke depan, kinerja kepengurusan harus efektif dan produktif,” tegas Makali usai sidang.
Hasil musyawarah menetapkan Wiwid sebagai Ketua Umum, Indra Teguh sebagai Ketua Harian, Yakub Anani sebagai Sekretaris, dan Jerin sebagai Bendahara. Makali menekankan bahwa seluruh proses berlangsung secara transparan tanpa intervensi.
“Saya tidak pernah mengarahkan siapa pun untuk menjadi ketua. Semua murni hasil musyawarah. Bahkan saat mereka berdiskusi, tidak ada campur tangan dari saya,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa Musprov telah memenuhi semua ketentuan organisasi, termasuk sesuai dengan AD/ART dan panduan SMSI Pusat.
Wiwid Marhaendra Wijaya menyatakan bahwa pencalonannya didorong oleh rekan-rekan seprofesi, bukan ambisi pribadi. Ia siap dievaluasi jika kinerjanya dinilai tidak memuaskan.”Saya maju karena dorongan teman-teman. Ini hanya sementara, tiga bulan ke depan. Saya bisa mundur kapan saja jika pemilik suara meminta dan pengurus pusat merestui,” ucapnya.
Ia menekankan pentingnya kerja tim dan koordinasi antarjajaran pengurus untuk memastikan organisasi berjalan optimal. “Saya tidak bisa bekerja sendiri. Ada tim di belakang saya bendahara, sekretaris, dan lainnya. Koordinasi adalah kunci,” jelasnya.
Wiwid juga menyoroti perlunya sekretariat tetap untuk SMSI Kaltim, yang selama ini masih memanfaatkan fasilitas PWI Kaltim. “Ini akan menjadi bagian evaluasi tiga bulan ke depan,” tambahnya.
Ketua Panitia Musprov, Jerin, mengapresiasi tingginya partisipasi perwakilan media siber dari berbagai kabupaten/kota se-Kaltim. Menurutnya, dinamika yang terjadi menunjukkan organisasi yang sehat.
“Adanya perbedaan pendapat itu wajar, justru membuktikan bahwa organisasi ini hidup,” ujar Jerin.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru, SMSI Kaltim diharapkan dapat semakin memperkuat peran media siber dalam mendorong informasi yang berkualitas di daerah. Ia juga mengungkap bahwa Kaltim ditunjuk sebagai wilayah percontohan pengembangan ekosistem media siber oleh SMSI Pusat.
“Kegiatan ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Forkopimda, BPK, Polda, hingga Korem,” tutupnya. (*)