Portal Berita Online & Advertising

Krisis Air di Balikpapan-Bontang, Solusi Pipanisasi dari Mahakam Diusulkan

0 526

Saskindo Media, Samarinda – Anggota DPRD Kaltim usulkan sistem pipanisasi dari Sungai Mahakam sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis air baku yang melanda Kota Balikpapan dan Bontang.

Wacana ini mengemuka menanggapi persoalan minimnya sumber air bersih di dua wilayah pesisir tersebut, yang dinilai memerlukan penanganan strategis dan kolaborasi antar-daerah.

“Kekurangan air baku di Balikpapan dan Bontang bukan hanya persoalan lokal, melainkan permasalahan bersama yang memerlukan solidaritas regional. Pipanisasi dari Mahakam merupakan pendekatan logis dan dapat diandalkan,” tegas Subandi, Anggota Komisi III DPRD Kaltim dari Fraksi PKS, Sabtu (9/8/2025).

Menurutnya, kapasitas Sungai Mahakam dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan air baku antar-kota tanpa mengganggu pasokan bagi Ibu Kota Provinsi, Samarinda.

“Pasokan air baku bagi Samarinda kondisinya aman. Tantangan utama di Samarinda justru lebih pada aspek distribusi sekunder yang belum merata, bukan pada pasokan utamanya,” jelas Subandi.

Ia juga membandingkan efisiensi pembangunan jaringan pipa dengan opsi desalinasi atau penyulingan air laut. Meski berbiaya investasi awal besar, pipanisasi dinilai lebih hemat dalam jangka panjang ketimbang teknologi desalinasi yang memakan biaya operasional sangat tinggi.

Subandi mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Samarinda dan daerah lain, untuk mendukung program strategis ini sebagai wujud kepedulian bersama memecahkan masalah regional.

“Pemenuhan akses air bersih adalah hak setiap warga. Dengan bersatu dan saling menopang, kita bisa menghadirkan Kalimantan Timur yang lebih adil dan merata dalam layanan publik dasar,” pungkasnya. (adv/dprd-kaltim)

Leave A Reply

Your email address will not be published.