Saskindo Media, Samarinda – Tim Peningkatan Penggunaan Produk dalam Negeri (P3DN) Provinsi Kaltim sudah dibentuk.
Pembentukan itu melalui Biro Pengadaan Barang danJasa (BPBJ). Setda Provinsi Kaltim siap melaksanakan pertemuan dengan berbagai pihak terkait pelaksanaan tersebut.
Rencananya, pertemuan akan dilakukan pada hari Selasa, 5 April 2022. Pertemuan itu diagendakan bersama para pengusaha produk lokal.
“Insyaallah rencana besok, tujuan sosialisasi program ini,” ucap Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni.
Kata dia, setelah sosialisasi dengan pelaku usaha, akan dilaksanakan rapat koordinasi (rakor) dengan perangkat daerah untuk komitmen melaksanakan program gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI)
Bahkan, dalam rakor tersebut bukan hanya bangga tetapi langsung mengeksekusi penggunaan produk Indonesia.
“Jadi, bukan hanya sekadar bangga, tetapi langsung mengeksekusi penggunaan produk dalam negeri,” bebermya.
Dengan itu, ketika rapat koordinasi dilakukan, komitmen bersama dengan seluruh perangkat daerah.
Sehingga, penggunaan produk dalam negeri betul-betul didukung pemerintah provinsi maupun Kabupaten/Kota serta pihak terkait di Kaltim.
Tak sampai disitu, agar produk dalam negeri tidak dianggap sekadar duplikasi, maka akan diatur oleh pemerintah daerah bagaimana pelaksanaan penggunaan barang tersebut.
“Apakah dikelola melalui katalog elektronik lokal atau toko daring,” imbuhnya.
Sejauh ini baru 26 daerah, baik provinsi maupun kabupaten kota se-Indonesia termasuk Kaltim yang membentuk Tim P3DN. Dan mengelola katalog elektronik lokal, khususnya menampilkan produk lokal di masing-masing daerah.
(SM/AA)